LAPORAN HASIL PENGAMATAN
MOTHERBOARD
ECS A75F-M2 V1.0A
MOTHERBOARD ECS A75F-M2 V1.0A
A.
Latar
Belakang
·
Pengertian
Motherboard
Motherboard (atau biasa disebut mainboard, systemboard, logic
board, baseboard atau mobo) merupakan sebuah printed circuit board (PCB) yang
bertindak sebagai tulang belakang pada sebuah komputer, sebab motherboard
menyediakan sebuah konektivitas elektrik yang disebut bus sehingga semua
komponen dan perangkat eksternal pada motherboard tersebut dapat terhubung.
·
Fungsi Motherboard
Peran dari motherboard sebagai sebuah tulang
belakang komputer bukan hal yang tidak beralasan, sebab motherboard memiliki
berbagai macam fungsi. Selain dengan fungsi utamanya yaitu sebagai media yang
menampung komponen pada komputer, motherboard juga berfungsi untuk mengatur
kode basic input/output system
(BIOS) pada chip
read-only memory (ROM). Kode BIOS adalah sebuah firmware, yang
mana firmware tersebut tidak akan hilang meski komputer dalam kondisi off dan
juga tidak dapat diubah oleh proses sistem operasi yang normal atau software
aplikasi. Selain itu bila anda memperhatikan pada motherboard terdapat kumpulan
slot-slot yang memungkinkan penggunaan komponen atau perangkat eksternal yang
mampu meningkatkan fleksibilitas dari komputer itu sendiri. Perangkat yang
dimaksud ialah printer, keyboard, mouse, jack audio, hard disk
eksternal, atau stick game. Perangkat tersebut dapat dihubungkan dengan
komputer dengan menghubungkannya lansung ke motherboard dengan menggunakan
port-port yang telah disediakan.
·
Cara Kerja Motherboard
Ketika sebuah computer dinyalakan (power-on), yang pertama
kali berproses adalah chip BIOS yang akan mem-verifikasi komponen yang dipasang
system PC, seperti type processor, memory, add-on card, dan komponen lainnya.
Biasanya semua komponen ini akan dideteksi otomatis oleh BIOS, dan disalin
dalam list (daftar) yang dapat dilihat oleh user. BIOS mendapatkan power dari
sebuah battere yang berfungsi ketika computer dimatikan (power-off), jadi data
yang disimpan pada chip tidak akan hilang. Ketika BIOS selesai memverifikasi
informasi dari seluruh komponen yang terinstall, maka tugas akan beralih ke
chipset yang mengontrol seluruh device/komponen. Chipset mengatur processor
ketika mengintruksikan atau meminta data dari memory, transfer dari memory ke
HDD dan komponen I/O yang ada.
Pertamakali system akan mendeteksi OS (System Operasi) yang dipakai, dari
sinilah system hardware & software akan terhubung dan bekerjasama. Jika OS
dapat dideteksi maka system akan bekerja sebagaimana mestinya. Beberapa macam
OS yang umum digunakan adalah Microsoft Windows, Linux atau DOS.
·
Komponen Motherboard
·
Soket Processor
·
I/O Port
·
Slot Memory
·
Processor
·
Chip Set
·
IDE
·
Slot-Slot tambahan
·
PIN Connector
B.
Hasil Pengamatan
Berdasarkan hasil pengamatan dan
identifikasi diperoleh data komponen motherboard yang kelompok kami amati
adalah sebagai berikut :
1. I/O PORT
·
Fungsi dan Kegunaan I/O PORT.
Fungsi utama dari port itu sendiri adalah untuk
menghubungkan komputer dengan komponen eksternal komputer. Biasanya dengan
menggunakan kabel, sehingga perangkat bisa saling terhubung dengan
komputer.
·
Jelaskan fungsi dari masing-masing panel
belakang/back panel I/O PORT.
Mungkin banyak dari kalian belum tahu apa itu back
panel. back panel adalah sebuah perangkat keras yang menyatu dengan motherboard
yang terdiri dari beberapa banyak port untuk keperluan tertentu.dari
namanya backpanel,terdiri dari 2 kata,
yaitu back dan panel. back yang berarti belakang dan Panel yang berarti Panel
atau Sebuah Lubang Perangkat khusus yang mempunyai fungsi berbeda-beda.
Pada motherboard yang kami identifikasi
I/O Port nya terdiri dari:
A.
Port PS/2.
Komponen tersebut digunakan pada komputer jenis PC
untuk menghubungkan keyboard dan juga mouse. Bentuk konektornya adalah bulat
dengan banyak pin.
B. USB Port.
USB merupakan port serial universal bagi peralatan yang
bekerja dengan transmisi data secara serial. Port ini biasanya digunakan untuk menghubungkan
flasdisk, Mouse USB, Keyboard USB dna komponen lain yang menggunakan port usb
sebagai connectornya.
C. Audio Port.
Port ini berfungsi sebagai perangkat audio
pada komputer. umumnya Port ini ada 3 buah port yaitu :
1.
warna hijau : berfungsi mengeluarkan
suara
2.
warna merah : berfungsi sebagai mic
3.
warna biru : berfungsi
sebagai line in (memasukkan suara dari luar PC)
D.
LAN Port.
Port LAN (Local Area Network) merupakan port yang
digunakan untuk menghubungkan dengan jaringan (Network). Apabila di dalam
motherboard belum terdapat port LAN, maka harus menambah LAN card.
E. VGA Port.
Port VGA (Video Graphics Array) merupakan port yang
digunakan untuk menghubungkan antara monitor dengan PC.
F.
DVI Port.
DVI merupakan singkatan dari Digital Video Interface adalah
Sebuah Kabel port untuk menyambungkan Cpu Dan Monitor supaya Monitor dapat
menyala dengan sinyal digital. DVI Dapat Menghilangkan Suara berisik pada
video saat konversi analog maupun konversi digital. Kabel in jarang dipakai
dibanding dengan HDMI Dan VGA Karena kabel ini merupakan menengahan dari kabel
VGA Dan HDMI. Kabel DVI ini biasanya memiliki 24 Pin. Untuk membedakannya Kabel
ini mampu Dilihat dari Pinnya. Pin DVI lebih banyak dibanding VGA Tetapi Untuk kelebihannya
hanya berbeda beberapa saja dibanding kabel VGA.
2.
RAM (Random Access Memory).
RAM (Random Access Memory) adalah memori yang dalam
pengaksesan datanya dilakukan dengan cara acak (random) yaitu dapat
diisi/ditulis, diambil, atau dihapus.
Struktur RAM dapat dibagi menjadi 4:
1.
Input Storage:
Digunakan untuk menampung input yang
dimasukkan melalui
alat input.
2.
Program Storage:
Digunakan untuk menyimpan semua instruksi
instruksi program yang akan diakses.
3. Working
Storage: Digunakan untuk menyimpan data yang akan
diolah dan
hasil pengolahan.
4. Output Storage: Digunakan untuk menampung
hasil akhir dari
pengolahan
data yang akan ditampilkan ke alat output.
Berdasarkan hasil pengamatan pada motherboard yang kami
amati, RAM yang bisa digunakan adalah:
-
Arsitektur memori
DDR3 dual-channel
-
Mendukung 1866 Memori
SDRAM non-ECC, Tidak-buffered
-
Soket DDR3 DMM3 2 X
240-pin
-
Mendukung hingga 32
GB *
-
Karena batasan sistem
operasi, ukuran memori aktual mungkin kurang dari 4GB untuk reservasi untuk
penggunaan sistem di bawah OS Windows® 32-bit. Untuk Windows® 64-bit OS dengan
CPU 64-bit, tidak ada batasan seperti itu
3.
Processor
Processor/CPU (Central Processing Unit) merupakan otaknya
computer. Processor dapat dibedakan dari perbedaan jumlah data bus-nya.
Misalkan ada processor 8 bit, itu berarti processor tersebut memiliki 8 data
bus.
Processor yaitu sebuah Chip yang merupakan otak pemroses
dan pusat pengendali berbagai perangkat lain sehingga computer dapat bekerja
satu dengan lainnya.
Ukuran processor adalah MHz (Mega Hertz) yaitu hitungan
kecepatan dalam mengolah data/informasi.
Berdasarkan hasil pengamatan pada Motherboard yang kami
amati, Processor yang bisa digunakan adalah:
o
Supports AMD® FM1
socket for AMD® A series, E Series, Athlon Quard-core, Athlon Dual-core,
Sempron Dual-core processors
o
High Performance AMD
HyperTransport 3.0 CPU Interface
o
100% Solid capacitor
design
o Please refer to CPU support list for details
4.
Chipset.
Chipset adalah sebuah sirkuit elektronik yang mengkoordinir
transfer data antara berbagai komponen computer (termasuk prosesor dan memori).
Yang paling penting dalam pemilihan motherboard yaitu dari jenis chipsetnya.
Karena chipset berpengaruh untuk memaksimalkan computer (upgrade).
Chipset berfungsi sebagai interface antara trafik dan
control aliran informasi ke dalam computer. Mengontrol informasi pengaksesan ke
processor ke memory, cache, mengalirkan data ked an dari device lain,
komunikasi dan lain lain. Chipset merupakan bagian kritikal dari computer,
dengan chipsetlah perintah yang diberikan oleh device lain dapat dilaksanakan.
Contohnya: dalam penetuan kecepatan dan kinerja dari suatu
processor atau memory, ditentukan oleh dukungan teknologi chipset. Jenis
chipsetlah yang mempengaruhi kelebihan atau dukungan motherboard terhadap
peripheral lainnya Ada:
A. Northbridge
Northbridge adalah bagian yang menghubungkan prosesor
(CPU) ke system memori dan graphics controller (AGP dan PCI Express)
melalui bus berkecepatan tinggi, dan ke
southbridge. Dengan demikian, Northbridge bertugas mengendalikan / menangani
komunikasi antara CPU, RAM, AGP, atau PCI Express, dan Southbridge. Bahkan pada
sebagian chipset, didalam northbridge juga berisi integrated video controller
(pengendali video terintegrasi). Pada system intel istilah integrated video
controller ini disebut dengan nama Graphics and Memory Controller Hub (GMCH).
Northbridge juga berperan menentukan jumlah, type dan kecepatan CPU yang dapat
dipasangkan pada motherboard, termasuk menentukan jumlah, kecepatan dan type
RAM yang dapat digunakan. Setiap jenis chipset, kebanyakan dirancang hanya
untuk mendukung seri prosesor tertentu saja, dengan jumlah RAM yang dapat
dipasangkan bervariasi bergantung type prosesor dan desain motherboardnya
sendiri.
B. Southbridge
Southbridge adalah bagian dari chipset yang mengontrol bus
IDE, USB,dukungan Plug and Play, menjembatani PCI dan Isa, mengontrol keyboard
dan mouse, fitur power management dan sejumlah perangkat lainnya.
Southbridge berhubungan dengan pheriperal, melalui jalur
penghubung yang kecepatannya (kecepatan bus) lebih lambat (misalnya bus PCI dan
bus ISA) dibandingkan jalur penghubung yang digunakan oleh northbridge. Pada
beberapa chipset modern, southbridge sebenarnya mengandung (memuat) pheripheral
yang berintegrasi pada chip, seperti Ethernet, USB, dan Audio.
Berdasarkan
hasil pengamatan, chipset yang kami identifikasi
Pada
motherboard kelompok kami adalah:
AMD
A75
5. IDE
Konektor IDE
dalam sebuah motherboard biasanya terdiri dari dua, satu adalah primary IDE dan
yang lain adalah secondary IDE. Konektor Primary IDE menghubungkan motherboard
dengan primary master drive dan piranti secondary master. Sementara, konektor
secondary IDE biasanya disambungkan dengan pirantipiranti untuk slave seperti
CDROM dan harddisk slave.
Pita kabel IDE
memiliki tanda strip merah pada salah satu sisinya. Strip merah tersebut
menandai, sisi kabel berstrip merah ditancapkan pada pin bernomor 1 di
konektornya. Bila menancap terbalik, piranti
·
ATA (Advanced
Technology Attachment) standar adalah interface standar yang memungkinkan anda
untuk menghubungkan perangkat penyimpanan ke komputer PC.
·
SATA (Serial Advanced
Technology Attachment) adalah pada komputer yang didesain biasanya untuk
mentransfer data antara motherboard dan media penyimpanan data, seperti hard
disk dan optical drive di dalam komputer.
Terdapat dua
slot IDE (Primary dan Secondary) serta satu serial ATA dan empat port SATA pada
motherboard yang kami amati.
6.
Slot-Slot Tambahan
1. AGP (Accelerated Graphics Port)
Slot AGP merupakan slot untuk memasukkan VGA Card, slot
AGP berbeda dengan slot PCI pada kecepatan transfernya yang lebih besar.
Mempunyai kecepatan jauh di atas PCI, mencapai 1 Gb/sec. digunakan di new MB,
untuk VGA Card dengan teknologi terbaru. Mengadopsi kebutuhan VGA dengan
refresh, memory tinggi dan bandthwidth yang lebar. AGP memiliki potensi yang
lebih besar dibandingkan PCI karena memiliki angka clock yang lebih besar.
Sebagai contoh : clock normal pada bus PCI (33MHz) dapat menerima maksimal
132MB/detik.
2. PCI (Periperal Component Interconect)
Slot PCI merupakan Slot Universal atau umum yang biasa
dipakai untuk semua Card pada umumnya. 64 bit saluran data, transfer 264
Mb/sec. tempat interface (menempatkan) device lain (sound, LAN, VGA, VIDEO).
PCI cards mengunakan 47 pins (49 pins untuk mastering card, yang dapat
mengendalikan PCI bus tanpa campur tangan CPU). PCI juga mendukung penggunaan
alat yang mengunakan arus listrik 5 volt ataupun 3,3 volt.
-Slot AGP
-Slot PCI Express
Berdasarkan hasil pengamatan, slot-slot tambahan yang kami
identifikasi terdiri dari satu slot AGP dan tiga slot PCI 2 X PCI Express
X 1 Gen 2.0 slot(s)
1 X PCI
Express X16 slot(s)
1 X PCI slot(s)
7.
PIN Connector
Terdiri dari:
·
1 X
24-pin ATX Power Supply connector
Konektor
yang berjumlah 20-24 pin ini digunakan untuk memberi daya langsung ke
motherboard. Biasanya untuk motherboard versi lama menggunakan konektor yang
berjumlah 20 pin. Sedangkan untuk motherboard yang terbaru sudah mulai
menggunakan konektor berjumlah 24 pin. Antara konektor 20 pin dan 24 pin tidak
ada bedanya. Sebenarnya konektor 24 pin ini merupakan konektor 20 pin yang
ditambah dengan konektor 4pin. Keduanya ini bisa digabungkan dan dilepas, untuk
menyesuaikan keadaan pada motherboard.
·
1 X
4-pin 12V Power connector
Konektor ini ini digunakan untuk memberi tegangan
terhadap berbagai hardware seperti harddisk, CD/DVD ROM, dan kipas casing.
·
X 4-pin CPU_FAN connector
Port satu ini berperan
menghidupkan kipas pendingin processor.
·
1 X 3-pin SYS_FAN connector
SYS FAN digunakan
untuk kipas yang dipasangkan ke case komputer.
Terdapat 3 PIN USB
C. KESIMPULAN
Dari hasil pengamatan
yang kami lakukan didapatkan komponen Motherboard seperti berikut:
-
Slot memory bisa digunakan untuk memori DDR3 dual-channel, mendukung 1866 Memori SDRAM
non-ECC, Tidak-buffered, Mendukung hingga 32 GB.
-
Processor Support/bisa digunakan untuk prosesor jenis AMD® FM1 socket for AMD® A series, E
Series, Athlon Quard-core, Athlon Dual-core, Sempron Dual-core processors.
-
Chipset AMD
A75.
-
Terdapat dua slot IDE
(Primary dan Secondary) serta satu serial ATA dan empat port SATA.
-
Slot-slot tambahan
yang terdiri dari satu slot AGP dan tiga slot PCI.
-
PIN Connector terdiri
dari 1 X 24-pin ATX Power Supply connector, 1 X 4-pin 12V
Power connector, 1 X 4-pin CPU_FAN connector, 1 X 3-pin SYS_FAN connector, dan
3 PIN USB.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar